MTQ ke-44 Riau Resmi Ditutup, Syahrial Abdi: Jadikan Al-Qur’an Pedoman Kehidupan

TELUK KUANTAN, HALAMANRIAU.COM– Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-44 Tingkat Provinsi Riau resmi ditutup di Astaka Utama Tepian Narosa, Teluk Kuantan, Jumat (3/7/2026). Penutupan menjadi penanda berakhirnya rangkaian syiar Islam yang mempertemukan kafilah dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau.


Sekretaris Daerah Provinsi Riau, Dr. H. Syahrial Abdi, AP, M.Si, yang mewakili Plt. Gubernur Riau, mengatakan MTQ memiliki makna lebih dari sekadar kompetisi.


Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan sarana memperkuat ukhuwah Islamiyah, membumikan nilai-nilai Al-Qur’an, sekaligus membentuk generasi Qur’ani yang berakhlak mulia.


Ia mengajak para juara untuk terus belajar dan menjaga akhlak, sementara peserta yang belum meraih prestasi diminta tidak berkecil hati karena setiap proses mempelajari Al-Qur’an bernilai ibadah di sisi Allah SWT.


Plt. Bupati Kuantan Singingi, H. Muklisin, berharap semangat MTQ terus hidup di tengah masyarakat setelah perhelatan berakhir.


“Semoga nilai-nilai Al-Qur’an yang telah digaungkan selama pelaksanaan MTQ benar-benar menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Silaturahmi yang terjalin juga diharapkan semakin mempererat persaudaraan antardaerah,” ujarnya.

Pada MTQ ke-44 Provinsi Riau Tahun 2026, Kabupaten Rokan Hilir berhasil meraih gelar juara umum, diikuti Bengkalis sebagai peringkat kedua dan Kuantan Singingi di posisi ketiga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *