
PEKANBARU, HALAMANRIAUCOM- Daycare Lansia Aisyiyah Kota Pekanbaru resmi memulai Program Sekolah Lansia, program unggulan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Pusat yang bertujuan mewujudkan lansia sehat, tangguh, produktif, dan berdaya. Program ini menjadi salah satu upaya meningkatkan kualitas hidup lanjut usia melalui pembelajaran yang terarah sekaligus memperkuat peran lansia di tengah keluarga dan masyarakat.
Pelaksanaan angkatan pertama mendapat sambutan yang sangat luar biasa dari masyarakat. Sebanyak 45 peserta berhasil bergabung dalam program ini dengan rentang usia mulai dari 60 tahun hingga peserta tertua berusia 84 tahun. Tingginya animo masyarakat menunjukkan bahwa semangat belajar tidak pernah dibatasi oleh usia. Sejak kegiatan perdana dimulai, para peserta tampak antusias mengikuti setiap rangkaian acara. Senyum, semangat, dan rasa ingin tahu terpancar dari para lansia yang siap menimba ilmu serta berbagi pengalaman bersama sesama peserta.
Program Sekolah Lansia dilaksanakan di Universitas Muhammadiyah Riau selama 12 kali pertemuan, mulai 4 Juli hingga September 2026. Di akhir program, seluruh peserta akan mengikuti prosesi wisuda sebagai bentuk apresiasi atas komitmen mereka dalam menyelesaikan proses pembelajaran.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau, Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Pekanbaru, serta Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Pekanbaru.
Ketua Daycare Lansia Aisyiyah Kota Pekanbaru, Mulyati, M.Pd., menyampaikan apresiasi kepada BKKBN Pusat yang telah mempercayakan Aisyiyah sebagai mitra penyelenggara Sekolah Lansia. Menurutnya, kepercayaan tersebut menjadi motivasi bagi Aisyiyah untuk terus mendukung program pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup lansia.
“Sekolah Lansia diharapkan menjadi ruang belajar yang menyenangkan, sehingga para lansia tetap aktif, mandiri, sehat, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi keluarga maupun masyarakat,” ujarnya.
Kepala DPPKB Kota Pekanbaru, Dr. Khairani, S.STP., M.Si., mengungkapkan bahwa Sekolah Lansia memiliki manfaat yang sangat besar dalam mempersiapkan lansia agar tetap produktif, tangguh, dan berdaya guna. Ia menyebutkan bahwa program ini telah berjalan di tiga kecamatan di Kota Pekanbaru dan akan terus dikembangkan sebagai bentuk komitmen Pemerintah Kota Pekanbaru dalam mendukung kesejahteraan lansia. Menurutnya, belajar tidak mengenal batas usia, sehingga para lansia tetap memiliki kesempatan untuk terus berkembang dan meningkatkan kualitas hidupnya.
Dekan Fakultas Studi Islam Universitas Muhammadiyah Riau, Dr. Santoso, menyambut baik sinergi yang terjalin antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan Aisyiyah. Ia bahkan berharap prosesi wisuda peserta Sekolah Lansia nantinya dapat dilaksanakan bersamaan dengan wisuda mahasiswa Universitas Muhammadiyah Riau, sebagaimana harapan Rektor, sehingga menjadi simbol bahwa semangat menuntut ilmu berlangsung sepanjang hayat.
Sementara itu, Ketua Pimpinan Daerah Aisyiyah Kota Pekanbaru, Risna Juita, menjelaskan bahwa Sekolah Lansia merupakan program Pimpinan Pusat Aisyiyah yang bekerja sama dengan BKKBN Pusat. Melalui kolaborasi lintas sektor ini, diharapkan semakin banyak lansia yang memperoleh kesempatan belajar, meningkatkan kesehatan fisik dan mental, memperluas jejaring sosial, serta menjadi lansia yang sehat, mandiri, bermartabat, dan tetap berdaya bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa.