PPPK Guru Sekolah Garuda 2026 Dibuka, Usia Maksimal 32 Tahun dan Wajib Bahasa Inggris Aktif

JAKARTA, HALAMANRIAU.COM- Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) secara resmi membuka rekrutmen Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) untuk jabatan fungsional guru di Sekolah Unggul Garuda tahun 2026. Pendaftaran telah dimulai sejak 2 Februari dan akan berakhir pada 16 Februari 2026. Program ini menjadi bagian dari upaya strategis pemerintah dalam memperluas akses pendidikan berkualitas, khususnya di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T) serta daerah dengan keterbatasan sarana dan prasarana pendidikan. Melalui rekrutmen ini, Kemendiktisaintek mengajak para pendidik terbaik Indonesia untuk berkontribusi langsung dalam pembangunan sumber daya manusia unggul yang berdaya saing global, sejalan dengan visi Sekolah Garuda sebagai institusi pendidikan berbasis sains, teknologi, dan penguatan karakter.

Dalam proses seleksi PPPK Guru Sekolah Garuda 2026, calon pelamar diwajibkan memenuhi persyaratan umum yang telah ditetapkan pemerintah. Persyaratan ini mencakup aspek administratif, integritas, serta kesiapan penugasan. Pelamar harus berstatus Warga Negara Indonesia (WNI) dan berusia maksimal 32 tahun per 1 Mei 2026. Selain itu, pelamar tidak pernah dipidana atau diberhentikan secara tidak hormat dari instansi mana pun, serta tidak sedang berstatus sebagai calon PNS, PNS, PPPK, PPPK Paruh Waktu, anggota TNI, maupun Polri. Calon guru juga harus bebas dari keterlibatan politik praktis, memiliki kualifikasi pendidikan yang sesuai dengan jabatan yang dilamar, serta telah memiliki Sertifikat Pendidik (PPG) yang diperoleh melalui PPG Prajabatan atau PPG Calon Guru. Kemampuan berbahasa Inggris aktif, baik lisan maupun tulisan, menjadi syarat penting, mengingat pendekatan pembelajaran di Sekolah Garuda berorientasi global. Pelamar juga harus sehat jasmani dan rohani serta bersedia ditempatkan di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Selain persyaratan umum, Kemendiktisaintek juga menetapkan persyaratan khusus yang bertujuan untuk memastikan kualitas dan kompetensi akademik para pendidik yang akan mengabdi di Sekolah Garuda. Pelamar diwajibkan memiliki Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,25 pada jenjang pendidikan terakhir. Mereka juga harus mampu merancang, melaksanakan, dan mengevaluasi pembelajaran berbasis teknologi, sejalan dengan karakter Sekolah Garuda yang menekankan pemanfaatan inovasi digital dalam proses belajar-mengajar. Kemampuan Bahasa Inggris dibuktikan dengan sertifikat resmi, seperti IELTS dengan skor minimal 5,5, TOEFL iBT minimal 51, atau PTE Academic minimal 45,4. Selain itu, pelamar harus bebas dari penggunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA), serta bersedia tinggal dan beraktivitas di lingkungan sekolah berasrama. Ketentuan ini menegaskan komitmen penuh yang diharapkan dari para guru dalam mendampingi peserta didik secara menyeluruh, baik secara akademik maupun pembentukan karakter.

Proses pendaftaran PPPK Guru Sekolah Garuda 2026 dilakukan secara daring melalui laman resmi Seleksi Calon Aparatur Sipil Negara (SSCASN) di sscasn.bkn.go.id. Seluruh pelamar diwajibkan mengunggah dokumen pendukung dalam format digital sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Dokumen tersebut meliputi surat lamaran yang ditujukan kepada Kemendiktisaintek dan surat pernyataan kesiapan memenuhi seluruh persyaratan, keduanya bermeterai Rp10.000 dan dipindai berwarna. Selain itu, pelamar harus mengunggah Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) atau Surat Keterangan Rekam e-KTP yang sah, pas foto formal terbaru ukuran 4×6 dengan latar belakang biru, ijazah asli sesuai kualifikasi pendidikan, serta transkrip nilai asli dari jenjang pendidikan terakhir. Sertifikat Pendidik (PPG) dan sertifikat kemampuan Bahasa Inggris yang masih berlaku juga menjadi dokumen wajib yang harus disertakan dalam proses pendaftaran.

Rekrutmen PPPK Guru Sekolah Garuda 2026 ini dipandang sebagai peluang strategis bagi para pendidik muda dan profesional untuk mengambil peran aktif dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, khususnya di daerah-daerah yang masih menghadapi tantangan akses pendidikan. Pemerintah berharap, melalui seleksi yang ketat dan berbasis kompetensi ini, Sekolah Garuda dapat diisi oleh guru-guru berkualitas tinggi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki dedikasi, integritas, dan semangat pengabdian. Oleh karena itu, para calon pelamar diimbau untuk mempersiapkan diri secara matang, memastikan seluruh persyaratan terpenuhi, dan mengunggah dokumen yang dibutuhkan dengan cermat sebelum batas akhir pendaftaran pada 16 Februari 2026.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *