Plt Gubernur Riau Dorong Budaya Antikorupsi dari Desa, Kepala Desa Percontohan Diganjar Umroh

PEKANBARU, HALAMANRIAU.COM- Pemerintah Provinsi Riau menegaskan komitmennya dalam membangun budaya antikorupsi mulai dari tingkat desa dengan memberikan apresiasi kepada tujuh kepala desa peraih predikat Desa Percontohan Antikorupsi Provinsi Riau Tahun 2025.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Riau, SF Hariyanto, dalam kegiatan penganugerahan di Gedung Daerah Pauh Janggi, Pekanbaru, Senin (26/1/2026). Para kepala desa penerima penghargaan mendapatkan hadiah umroh sebagai bentuk penghargaan atas komitmen menjaga tata kelola pemerintahan desa yang bersih dan berintegritas.

SF Hariyanto menegaskan, pencegahan korupsi harus dimulai dari desa sebagai unit pemerintahan terdepan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat, terutama dalam pengelolaan anggaran desa.

Keberhasilan desa meraih predikat percontohan antikorupsi, kata dia, merupakan bukti bahwa transparansi, akuntabilitas, dan kepemimpinan yang berintegritas mampu mencegah praktik penyimpangan sejak dini.

Ia meminta para kepala desa mempertahankan komitmen tersebut dan menjadi teladan bagi desa-desa lain di Riau.

“Kepala desa harus bekerja secara halal, menggunakan anggaran sesuai aturan, dan memastikan seluruh pengelolaan tercatat serta dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Plt Gubernur Riau juga menekankan pentingnya konsistensi dalam menjaga integritas pemerintahan desa agar kepercayaan publik tidak luntur. Menurutnya, keberhasilan membangun desa antikorupsi akan berkontribusi langsung terhadap perbaikan tata kelola pemerintahan daerah secara keseluruhan.

Selain itu, SF Hariyanto menitipkan pesan kepada para bupati dan wali kota di Riau agar memberikan perhatian serius terhadap pembinaan desa, serta mendorong bertambahnya jumlah desa percontohan antikorupsi di wilayah masing-masing.

Ia berharap upaya tersebut dapat memperkuat gerakan pencegahan korupsi di Provinsi Riau dan menciptakan pemerintahan yang bersih, transparan, serta dipercaya masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *