DVI Identifikasi Korban Keempat Pesawat ATR Jatuh di Pangkep, Pramugari AIT Berusia 26 Tahun

PANGKEP, HALAMANRIAU.COM- Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri berhasil mengidentifikasi korban keempat kecelakaan pesawat ATR 42-500 nomor registrasi PK-THT milik maskapai Indonesia Air Transport (AIT) yang jatuh di Pegunungan Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

Korban teridentifikasi bernama Esther Aprilita Binarsit Sianipar (26), berjenis kelamin perempuan dan berprofesi sebagai pramugari. Identifikasi dilakukan melalui pencocokan sidik jari, properti, serta ciri medis dengan data antemortem.

“Telah menerima satu kantong jenazah dengan nomor PM.62B.04 yang teridentifikasi atas nama Esther Aprilita Binarsit Sianipar,” ujar Kepala Biddokkes Polda Sulsel, Kombes Pol Muhammad Haris, dalam konferensi pers di Posko DVI Biddokkes Jalan Kumala, Makassar, Jumat (23/01/2026).

Korban diketahui beralamat di Perum Bukit Ranca Maya Nomor 1 Blok E2, Desa Cihiran, Kecamatan Carigin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Hingga saat ini, tim DVI gabungan telah berhasil mengidentifikasi tiga korban dari kecelakaan pesawat tersebut. Tim DVI terdiri atas Biddokkes Polda Sulsel, DVI Pusdokkes Polri, Tim Identifikasi Polda Sulsel, Pusident Polri, serta Departemen Forensik dan Medikolegal Fakultas Kedokteran Universitas Hasanuddin.

“Proses identifikasi kami lakukan secara profesional dan hati-hati sesuai dengan prosedur,” kata Haris.

Pesawat ATR 42-500 milik AIT diketahui mengangkut 10 orang, terdiri atas tujuh awak pesawat dan tiga penumpang. Esther merupakan salah satu pramugari yang bertugas dalam penerbangan tersebut.

Kantong jenazah Esther diterima tim DVI pada Kamis (22/1/2026) pukul 23.42 Wita, setelah berhasil dievakuasi oleh tim SAR gabungan dari lokasi pegunungan.

Sebelumnya, dua korban lain yang telah teridentifikasi yakni Florencia Lolita Wibisono, pramugari pesawat, serta Deden Maulana, aparatur sipil negara (ASN) Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Sementara itu, satu kantong berisi potongan tubuh korban masih dalam proses identifikasi. Selain itu, tujuh kantong tambahan yang diterima Posko DVI pada Jumat ini terdiri dari 6 kantong jenazah dan 1 kantong body part akan segera menjalani proses identifikasi lanjutan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *