
JAKARTA, HALAMANRIAU.COM- Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan 32 ribu pegawai Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) akan diangkat menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) mulai 1 Februari 2026.
Kepala BGN Dadan Hindayana mengatakan, dari total pegawai yang diangkat, sebanyak 31.250 orang merupakan kepala SPPG yang mengikuti mekanisme seleksi khusus. Sementara 750 orang lainnya direkrut melalui formasi umum.
“Formasi umum terdiri dari 375 akuntan dan 375 tenaga gizi,” kata Dadan dalam keterangannya.
Dadan menjelaskan, seluruh tahapan seleksi telah memasuki fase akhir. Pengumuman kelulusan seleksi tahap kedua telah dilakukan pada 12–13 Januari 2026.
Setelah pengumuman kelulusan, peserta yang dinyatakan lolos diwajibkan melakukan pengisian daftar riwayat hidup (DRH) yang berlangsung pada 14–23 Januari 2026 sebagai bagian dari proses administrasi pengangkatan PPPK.
Menurut Dadan, pengangkatan puluhan ribu pegawai SPPG ini merupakan langkah strategis pemerintah untuk memperkuat layanan pemenuhan gizi masyarakat, sekaligus memastikan keberlanjutan program nasional di bidang gizi.
BGN menargetkan seluruh pegawai yang telah dinyatakan lolos dapat mulai menjalankan tugas secara resmi setelah pengangkatan efektif per 1 Februari 2026.