Tujuh Mahasiswa STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi Uji Proposal, Target Munaqosah Semester Ini

BAGANSIAPIAPI, HALAMANRIAU.COM– Suasana Gedung Rektorat STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi tampak lebih dinamis, Kamis (12/2/2026). Tujuh mahasiswa dari tiga program studi tampil mempresentasikan proposal penelitian mereka dalam Seminar Proposal (Sempro), sebagai tahapan penting menuju penyelesaian studi.

Seminar yang berlangsung serius namun penuh semangat akademik ini diikuti dua mahasiswa Program Studi Ekonomi Syariah (EKIS), empat mahasiswa Manajemen Pendidikan Islam (MPI), dan satu mahasiswa Manajemen Dakwah (MD).

Kegiatan dibuka dan ditutup oleh Ketua STAI Ar-Ridho Bagansiapiapi, Dr. Budi Setiawan, M.Pd melalui Ketua I Bidang Akademik, Siti Fatimah Siregar, M.Pd. Dalam arahannya, ia menegaskan pentingnya keseriusan mahasiswa dalam menindaklanjuti masukan dari dosen penguji.

“Segera lakukan perbaikan agar bisa munaqosah dalam semester ini. Jangan ditunda-tunda,” tegas Siti Fatimah, memberi dorongan kepada para peserta.

Beragam isu aktual dan kontekstual diangkat dalam proposal yang dipresentasikan. Muhammad Randi Ramadhan meneliti pengaruh brand equity terhadap keputusan pembelian konsumen di Toko Oleh-oleh Mister Mu’allaf Bagan.

Sementara Syharla Herliantima Suherman mengkaji etika penggarap kebun kelapa sawit dalam perspektif Ekonomi Islam di Sinaboi, Rokan Hilir.

Isu pendidikan juga mendominasi. Anur Ridho membahas manajemen ekstrakurikuler di MTs Muhammadiyah Bangko. Helmawati meneliti peran orang tua dalam mendukung Kurikulum Merdeka di SDN 007 Serusa Mati. Nor Samsun mengangkat peran manajemen perpustakaan dalam membangun budaya literasi siswa.

Di sisi lain, Muhammad Irfan mengkaji pengaruh bimbingan pranikah terhadap kesiapan calon pengantin di KUA Bangko, sementara Tika Miranda meneliti dampak program coaching terhadap motivasi belajar siswa di SMA Negeri 3 Bangko.

Seminar proposal ini menjadi gerbang awal sebelum mahasiswa memasuki tahap penelitian lapangan dan ujian munaqosah.

Dengan semangat dan kesiapan yang ditunjukkan, kampus berharap seluruh peserta dapat menyelesaikan studinya tepat waktu dan menghasilkan karya ilmiah yang memberi kontribusi nyata bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Rokan Hilir.

Kalau mau dibuat lebih “dramatis akademik” atau lebih ringan ala berita kampus populer, bisa saya sesuaikan lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *