
HALAMANRIAU.COM- Huawei dikabarkan tengah menyiapkan smartwatch flagship baru bertajuk Huawei Runner Watch, sebuah perangkat wearable yang dirancang khusus untuk penggemar lari dan aktivitas olahraga intensif. Smartwatch ini disebut akan membawa peningkatan besar dalam pengalaman latihan, mulai dari pemantauan kesehatan berpresisi tinggi hingga optimasi performa olahraga berbasis data ilmiah. Informasi terbaru ini memperkuat pernyataan Huawei sebelumnya yang mengonfirmasi tengah mengembangkan smartwatch khusus pelari, sekaligus menandai keseriusan perusahaan dalam memperluas dominasi di segmen wearable olahraga premium.
Nama Huawei Runner Watch pertama kali mencuat dari laporan terbaru yang menyebut perangkat tersebut kini memasuki tahap pengembangan lanjutan. Berbeda dari lini smartwatch Huawei sebelumnya yang bersifat umum, Runner Watch diposisikan sebagai perangkat khusus atlet lari, baik profesional maupun amatir serius. Strategi ini dinilai sebagai langkah Huawei untuk mengisi ceruk pasar yang selama ini didominasi oleh merek wearable olahraga spesialis. Dengan pendekatan desain dan fitur yang lebih fokus, Huawei berupaya menawarkan keseimbangan antara teknologi mutakhir, kenyamanan penggunaan, dan ketahanan untuk latihan jangka panjang.
Salah satu sorotan utama dari Huawei Runner Watch adalah kolaborasi strategis dengan ikon marathon dunia, Eliud Kipchoge, serta DSM-Firmenich Running Team. Huawei menyebut kemitraan ini sebagai kolaborasi “revolusioner” yang menggabungkan pengalaman atlet elite dengan keunggulan teknologi. Dalam pernyataan resminya, Huawei menekankan bahwa dedikasi Kipchoge terhadap pelatihan berbasis sains dan pengalaman praktisnya di lintasan lari akan menjadi fondasi penting dalam pengembangan fitur Runner Watch. Wawasan profesional dari Kipchoge dan timnya diyakini akan diterjemahkan ke dalam desain ergonomis, algoritma pelatihan, hingga metrik performa yang benar-benar relevan bagi pelari di dunia nyata.
Dari sisi fitur, Huawei Runner Watch diperkirakan membawa pemantauan kesehatan dan fisiologis ultra-presisi. Bocoran menyebutkan kehadiran sensor generasi baru yang mampu mengukur detak jantung saat istirahat, variabilitas detak jantung (HRV), kualitas tidur, tingkat stres, hingga beban latihan secara lebih akurat. Data tersebut akan diolah untuk memberikan rekomendasi latihan yang lebih personal dan berbasis kondisi tubuh pengguna. Selain itu, smartwatch ini disebut akan dibekali baterai berkapasitas besar, memungkinkan penggunaan berjam-jam bahkan untuk lomba jarak jauh seperti marathon atau ultramarathon tanpa kekhawatiran kehabisan daya di tengah aktivitas.
Secara strategis, Huawei Runner Watch dipandang sebagai langkah penting dalam memperkuat posisi Huawei di pasar wearable olahraga global. Meski Huawei telah memiliki lini smartwatch olahraga premium sebelumnya, Runner Watch diyakini akan hadir dengan fitur yang jauh lebih spesifik dan unggul untuk atlet lari. Perangkat ini diperkirakan memadukan desain ergonomis, material ringan namun tangguh, serta sensor mutakhir untuk pengalaman latihan yang menyeluruh. Hingga kini, Huawei belum mengumumkan detail resmi terkait harga, tanggal peluncuran, maupun spesifikasi lengkap. Namun, dengan keterlibatan Eliud Kipchoge dan fokus kuat pada inovasi olahraga, Huawei Runner Watch diyakini akan menjadi smartwatch flagship olahraga premium yang siap menantang pemain besar di segmen wearable atletik.