
HALAMANRIAU.COM- Chelsea mulai bergerak cepat mencari pelatih kepala baru usai memecat Enzo Maresca pada Kamis (1/1/2026). Nama pelatih RC Strasbourg, Liam Rosenior, mencuat sebagai kandidat terkuat untuk mengisi kursi panas di Stamford Bridge.
Kepergian Maresca disebut dipicu ketegangan internal dengan manajemen dan pemilik klub, meski pelatih asal Italia itu baru menangani The Blues sejak 2024. Situasi tersebut memaksa Chelsea kembali masuk ke fase transisi yang lagi-lagi menegaskan rapuhnya stabilitas di tubuh klub London Barat itu.
Menurut laporan Sky Sport, Rosenior kini berada di posisi terdepan dalam bursa pelatih Chelsea. Meski demikian, manajemen masih membuka opsi dengan mempertimbangkan sejumlah nama lain sebagai pembanding.
Faktor kepemilikan menjadi salah satu penunjang kuat peluang Rosenior. Strasbourg saat ini berada di bawah kendali BlueCo, konsorsium investasi yang juga mengakuisisi Chelsea pada 2022. Kedekatan struktural ini dinilai dapat mempermudah proses negosiasi dan transisi apabila Rosenior benar-benar ditarik ke Stamford Bridge.
Pelatih berusia 41 tahun itu disebut memiliki dukungan internal yang cukup solid di lingkungan Chelsea. Bahkan, Strasbourg dikabarkan telah mulai menyusun daftar kandidat pelatih baru sebagai langkah antisipasi jika Rosenior hengkang dalam waktu dekat.
Rosenior menjalani musim keduanya bersama Strasbourg pada 2025/26. Ia dikenal sebagai pelatih muda dengan pendekatan modern. Setelah pensiun sebagai pemain pada 2018, ia langsung terjun ke dunia kepelatihan sebagai asisten di Brighton & Hove Albion U-23, sebelum melanjutkan kariernya sebagai caretaker di Derby County dan kemudian pelatih kepala Hull City.
Selain Rosenior, Francesco Farioli, pelatih FC Porto, juga masuk radar Chelsea. Nama Farioli dinilai menarik karena filosofi permainannya yang progresif dan pengalaman di kompetisi Eropa.
Sebelum menunjuk Maresca pada 2024, Chelsea sempat mewawancarai sejumlah pelatih papan atas, seperti Roberto De Zerbi (kini di Marseille), Kieran McKenna (Ipswich Town), hingga Thomas Frank yang saat itu masih menangani Brentford sebelum hijrah ke Tottenham Hotspur. Nama Andoni Iraola (Bournemouth) dan Marco Silva (Fulham) juga pernah dikaitkan dengan kursi pelatih Chelsea, meski status keduanya saat ini belum jelas.
Di tengah ambisi besar dan tekanan instan khas Chelsea era BlueCo, siapa pun pelatih yang datang akan langsung dihadapkan pada ekspektasi tinggi. Bagi Rosenior, jika benar ditunjuk, Stamford Bridge bisa menjadi loncatan besar atau justru jebakan karier paling berisiko dalam hidupnya.